Selain memiliki fitur2 standar pada aplikasi Inovassi, proSign juga memiliki fitur sbb:

  1. Karena menggunakan pengidentifikasian Sidik Jari maka karyawan tidak dapat menitipkan absennya.
  2. Sistem sidik jari pada umumnya dikeluhkan lambat dalam melakukan identifikasi.  Untuk mengatasi masalah ini proSign menerapkan suatu metoda yang dapat mengindentifikasi dalam 1 - 3 detik (tergantung komputer yang digunakan).
  3. Pada sistem absensi sidik jari mungkin terjadi kesalahan pengidentifikasian yang lazim disebut False Acceptance Ratio (FAR) yang harus sedapat mungkin diperkecil. Solusi untuk mengatasi masalah ini proSign menggunakan sistem sidik jari dan password.
  4. Mampu mengidentifikasi karyawan berdasarkan banyak jari (bila jari yang biasa digunakan sedang terluka/tergores maka karyawan tersebut dapat menggunakan jari lainnya).
  5. Bila identifikasi telah berhasil dilakukan maka akan tampil:
    - ID karyawan
    - Nama karyawan
    - Foto karyawan
    Sehingga bila ada karyawan yang sedemikian rupa mampu melakukan fraud (atau pencurangan) tetap dapat diketahui oleh petugas.
  6. Atasan dapat memberikan beberapa pesan / tugas bagi karyawan tertentu dan saat karyawan tersebut melakukan signing otomatis akan tampil tugas bagi karyawan tersebut. Fitur ini juga berfungsi sebagai reminder sehingga pekerjaan lebih efektif.
  7. Bila karyawan terlambat maka proSign meminta karyawan tsb untuk memasukkan alasan keterlambatannya.
  8. Bila karyawan perlu pulang cepat maka proSign meminta karyawan tsb untuk memasukkan alasan.
  9. Ada laporan untuk menampilkan karyawan yang datang terlambat / pulang cepat lengkap beserta alasannya.
  10. Tersedia dalam berbagai paket dari mulai 25 karyawan sampai ribuan
  11. Terdiri atas 3 modul yang dapat digunakan pada LAN:
    - Setting
    - Reader
    - Exit Permit
  12. Dapat digunakan secara paralel (beberapa komputer sekaligus)
  13. Sistem absensi pada umumnya hanya dapat mencatat IN-OUT sedangkan proSign dapat mencatat IN-GO-BACK-OUT
  14. Fitur khusus dalam penanganan GO-BACK adalah:
    - Untuk mengontrol karyawan yang perlu tugas keluar pada saat jam kerja
    - Sebelum keluar karyawan tsb harus melakukan request atas rencana tsb (Untuk apa dan berapa lama).  Entry bisa dilakukan dari komputer yang dipasangi modul Exit-Permit
    - Setiap rencana keluar harus berdasarkan approval atasan dimana bila tanpa seizin atasan maka proSign tidak akan menerima request karyawan tsb untuk GO.  Selain oleh atasan izin keluar bisa diberikan oleh staff lainnya (sebagai acknowledgement) dengan demikian bila ada staff yang pergi keluar pasti diketahui atasan atau staff lain.
    - Dalam sehari bisa dilakukan GO-BACK berkali-kali.
  15. Ada sound definitif yang berbeda pada setiap aktifitas signing yang berguna untuk monitoring aktifitas operasional tanpa harus melihat monitor.  Suara perekamannya dapat dibuat sendiri oleh pengelola yang bersangkutan
  16. Bisa mengeksekusi program (EXE, COM atau BAT) saat signing berhasil.  Fitur ini berguna misal untuk mengkoneksikan proSign untuk berinteraksi ke program Door Access atau perangkat lainnya.
  17. Terintegrasi langsung dengan proAccess (bila perusahaan menggunakan aplikasi tersebut).
  18. Memiliki fasilitas data management yang mudah digunakan / user friendly.
  19. Dilengkapi fasilitas ONLINE-HELP berbahasa Indonesia yang dapat tampil secara context sensitive sehingga sangat membantu user pada saat diperlukan.
  20. Dapat diintegrasikan dengan aplikasi HRMS lainnya karena proSign memiliki fasilitas untuk Output ke TXT file.
  21. Dapat mengimpor data karyawan dari database HRMS yang telah dimiliki perusahaan guna menghindari double entry.
  22. Mengkombinasikan piranti Finger Scan berbasis USB yang berharga murah (MagicSecure 2600) dan Numeric Keypad USB.
  23. Tidak ada penguncian pada piranti Finger Scan.  Apabila piranti rusak perusahaan bisa membeli yang baru dari vendor ybs dan langsung dapat menggunakannya.

proSign dapat  menggunakan beragam database berbasis SQL sesuai kebutuhan user seperti MDB, MySQL, Oracle, SQL Server dll hal ini dengan tujuan efisiensi dalam hal total cost of ownership.  Hal ini merupakan bagian dari upaya Inovassi agar membiasakan publik untuk tidak menggunakan produk bajakan.  

proSign dapat di integrasikan dengan proStaff maupun proAccess. Selain itu proAccess bisa juga saling bertukar data dengan aplikasi lainnya dimana solusi ini dapat kami lakukan apabila kami memiliki cukup informasi yang dibutuhkan guna melakukan pertukaran data tersebut.  Semua ini kami lakukan demi fleksibilitas aplikasi.

-oOo-