|
Selain
memiliki fitur2 standar pada aplikasi
Inovassi, proSign
juga memiliki fitur sbb:
-
Karena menggunakan pengidentifikasian Sidik Jari
maka karyawan tidak dapat menitipkan absennya.
-
Sistem sidik jari pada umumnya dikeluhkan lambat
dalam melakukan identifikasi. Untuk mengatasi masalah ini proSign
menerapkan suatu metoda yang dapat mengindentifikasi dalam 1 - 3 detik (tergantung
komputer yang digunakan).
-
Pada sistem absensi sidik jari mungkin terjadi
kesalahan pengidentifikasian yang lazim disebut False Acceptance Ratio (FAR)
yang harus sedapat mungkin diperkecil. Solusi untuk mengatasi masalah ini
proSign menggunakan sistem sidik jari dan password.
-
Mampu mengidentifikasi karyawan berdasarkan banyak
jari
(bila jari yang biasa digunakan sedang terluka/tergores maka karyawan tersebut
dapat menggunakan jari lainnya).
-
Bila identifikasi telah berhasil dilakukan maka akan
tampil:
- ID karyawan
- Nama karyawan
- Foto karyawan
Sehingga bila ada karyawan yang sedemikian rupa mampu melakukan fraud (atau
pencurangan) tetap dapat diketahui oleh petugas.
-
Atasan dapat memberikan beberapa pesan / tugas bagi
karyawan tertentu dan saat karyawan tersebut melakukan signing otomatis akan
tampil tugas bagi karyawan tersebut. Fitur ini juga berfungsi sebagai reminder
sehingga pekerjaan lebih efektif.
-
Bila karyawan terlambat maka proSign meminta
karyawan tsb untuk memasukkan alasan keterlambatannya.
-
Bila karyawan perlu pulang cepat maka proSign
meminta karyawan tsb untuk memasukkan alasan.
-
Ada laporan untuk menampilkan karyawan yang datang
terlambat / pulang cepat lengkap beserta alasannya.
-
Tersedia dalam berbagai paket dari mulai 25 karyawan
sampai ribuan
-
Terdiri atas 3 modul yang dapat digunakan pada LAN:
- Setting
- Reader
- Exit Permit
-
Dapat digunakan secara paralel (beberapa komputer
sekaligus)
-
Sistem absensi pada umumnya hanya dapat mencatat
IN-OUT sedangkan proSign dapat mencatat IN-GO-BACK-OUT
-
Fitur khusus dalam penanganan GO-BACK adalah:
- Untuk mengontrol karyawan yang perlu tugas keluar pada saat jam kerja
- Sebelum keluar karyawan tsb harus melakukan request atas rencana tsb (Untuk apa dan
berapa lama). Entry bisa dilakukan dari komputer yang dipasangi modul
Exit-Permit
- Setiap rencana keluar harus berdasarkan approval atasan dimana bila tanpa
seizin atasan maka proSign tidak akan menerima request karyawan tsb untuk GO.
Selain oleh atasan izin keluar bisa diberikan oleh staff lainnya (sebagai
acknowledgement) dengan demikian bila ada staff yang pergi keluar pasti
diketahui atasan atau staff lain.
- Dalam sehari bisa dilakukan GO-BACK berkali-kali.
-
Ada sound definitif yang berbeda pada setiap
aktifitas signing yang berguna untuk monitoring aktifitas operasional tanpa
harus melihat monitor. Suara perekamannya dapat dibuat sendiri oleh
pengelola yang bersangkutan
-
Bisa mengeksekusi program (EXE, COM atau BAT) saat
signing berhasil. Fitur ini berguna misal untuk mengkoneksikan proSign
untuk berinteraksi ke program Door Access atau perangkat lainnya.
-
Terintegrasi langsung dengan proAccess (bila
perusahaan menggunakan aplikasi tersebut).
-
Memiliki fasilitas data management yang mudah
digunakan / user friendly.
-
Dilengkapi fasilitas ONLINE-HELP berbahasa Indonesia
yang dapat tampil secara context sensitive sehingga sangat membantu user pada
saat diperlukan.
-
Dapat diintegrasikan dengan aplikasi HRMS lainnya
karena proSign memiliki fasilitas untuk Output ke TXT file.
-
Dapat mengimpor data karyawan dari database HRMS
yang telah dimiliki perusahaan guna menghindari double entry.
-
Mengkombinasikan piranti Finger Scan berbasis USB
yang berharga murah (MagicSecure 2600) dan Numeric Keypad USB.
-
Tidak ada penguncian pada piranti Finger Scan.
Apabila piranti rusak perusahaan bisa membeli yang baru dari vendor ybs dan
langsung dapat menggunakannya.
proSign
dapat
menggunakan beragam database berbasis SQL sesuai kebutuhan user seperti
MDB, MySQL, Oracle, SQL Server dll hal ini
dengan tujuan efisiensi dalam hal total
cost of ownership.
Hal ini merupakan bagian dari upaya Inovassi
agar membiasakan publik untuk tidak menggunakan produk bajakan.
proSign
dapat di integrasikan dengan proStaff
maupun proAccess.
Selain itu proAccess
bisa juga saling bertukar data dengan aplikasi lainnya dimana solusi ini dapat
kami lakukan apabila kami memiliki cukup informasi yang dibutuhkan guna
melakukan pertukaran data tersebut. Semua
ini kami lakukan demi fleksibilitas aplikasi.
-oOo-
|